Polda Sulut Lidik Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Restorasi Malalayang

Polda Sulut Lidik Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Restorasi Malalayang

Polda Sulut tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan pasar Restorasi di Kayu Bulan Malalayang yang baru diresmikan Wali Kota Manado, Vicky Lumentut Agustus bulan lalu.

Manado, PORTAL SULUT – Pembangunan pasar Restorasi di Kayu Bulan, Malalayang Manado oleh Pemkot Manado masuk ke meja penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulut, Kombes Pol Yandri Irsan, SH, SIK, MSi tak menampik saat dikonfirmasi Portalsulut melalui nomor whatsAppnya 08113456***, Kamis (03/10/2019) siang.

“Ya, masih lidik,” tulis Yandri.

Kombes Pol Yandri Irsan mengakui telah banyak memanggil pihak-pihak yang terkait pembangunan pasar tradisional berbandrol Rp 17 miliar lebih ini.

“Ya banyak,” tulisnya.

Kombes Yandri juga mengungkapkan penyelidikan dilakukan terhadap semua tahapan pembangunan.

“Semua,” tulisnya tanpa mau merinci hitungan sementara jumlah kerugian negara dengan alasan masih bersifat rahasia.

Berikut perjalanan pembangunan pasar Malalayang di Kayu Bulan yang saat diresmikan Wali Kota Manado diberi nama Pasar Restorasi :

  1. Pembangunan pasar ini dimulai sekitar tahun 2016 lalu dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Manado senilai Rp 4.867.156.000,- yang dikerjakan oleh PT. MSS.
  2. Juli 2017, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melanjutkan pengembangan pasar Malalayang dengan anggaran sekisar Rp 9.802.300.000,- yang dikerjakan oleh PT. RMA.
  3. Juni 2018, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pemkot Manado kembali melakukan Pengadaan Bangunan Pasar Malalayang dengan menggunakan anggaran DAK Penugasan sebesar Rp 1.128.574.000,- yang dikerjakan CV. SP
  4. September 2018, kembali melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pemkot Manado melakukan pembangunan pasar Malalayang tahap 2 dengan anggaran Rp 1.970.800.000,- yang dikerjakan CV. A.
  5. Selanjutnya, Rabu (14/08/2019) Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut meresmikan Pasar Malalayang yang diberi nama Pasar Restorasi.

(Portalsulut.com)

(Red)

Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan