Amazing Hillary! Menduniakan Indonesia Dengan Matematika

Amazing Hillary! Menduniakan Indonesia Dengan Matematika
Hillary Karenina Kandou usai menerima Silver medal World Mathematics Invitational (WMI) 2019 yang digelar di Fukuoka, Jepang

Dengan matematika, gadis cilik bernama lengkap Hillary Karenina Kandou kembali berhasil menduniakan Indonesia.

Manado, PORTAL SULUT – Matematika selalu menjadi momok yang sangat tidak disukai segelintir orang di bangku sekolah.

Namun, buat gadis cilik Hillary Karenina Kandou, putri sulung pasangan Hanny Wong Kandou-Eugenia Agustina ini, dengan matematika Ia berhasil menduniakan Indonesia.

Ya, Kamis (18/07/2019) siang, Ia kembali berhasil mengibarkan merah putih di panggung dunia lewat matematika.

Menjadi salah satu wakil Indonesia, siswi kelas 3 sekolah dasar Manado Independent School (MIS) kelahiran Bandung 18 Desember 2010 ini berhasil membawa pulang medali perak World Mathematics Invitational (WMI) 2019 yang digelar di Fukuoka, Jepang.

Bersama Imanuel Taro Satoshi Roeroe dari SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon yang meraih medali perunggu kategori SMP dan Robert Liester yang juga pelajar MIS dan merebut medali perunggu, Hillary mengibarkan merah putih dan mengharumkan Indonesia.

Belum diperoleh informasi bentuk dukungan yang diberikan Pemerintah Indonesia maupun pemerintah provinsi Sulawesi Utara untuk keikutsertaannya.

Torehan prestasi Hillary di pentas WMI bukan kali pertama.

Pada 14 Juli 2018 lalu, siswi kelas 3 Manado Independent School (MIS) berhasil membawa pulang medali perunggu WMI 2018 yang digelar di Yonsei University, Incheon, Seoul Korea Selatan.

“Dear my daughter, good job and congratulations for the Silver Medal of World Mathematics Invitational competition, Fukuoka Japan 2019,” cuit sang Ayah, Hanny Kandou lewat akun Twitternya @hannykandou, Kamis (18/07/2019).

Hillary Karenina Kandou

Salah satu fotographer terbaik yang dimiliki Indonesia ini pun terus memuji prestasi yang berhasil direngkuh putri kecilnya ini.

“Tahun 2018 di Seoul Korea Hillary berhasil membawa pulang medali perunggu untuk tim Indonesia. Tahun 2019 ini Hillary berhasil mendapatkan lagi medali perak dalam World Mathematics Invitational di Fukuoka Jepang.Anak yang selalu membanggakan orang tua. World class daughter. Gan En SZ from me, TYM from your Mom,” cuitnya lagi.

“Benar, hari ini, untuk Indonesia, untuk Sulawesi Utara, Hillary membawa pulang medali perak World Mathematics Invitational (WMI) tahun 2019,” ujar Hanny Kandou melalui pesan WhatsApp ke Portalsulut dari Fukuoka Jepang, Kamis (18/07/2019).

Kami sebagai orangtua sangat bangga, karena anak kami berhasil mengibarkan merah putih di pentas Internasional, tambahnya.

Hanny Kandou mengakui, sudah melihat talenta Matematika yang dimiliki putrinya.

“Dari kecil so kelihatan depe kecerdasan, depe mama didik pa dia pake pola tradisional (red : Dari kecil sudah kelihatan kecerdasannya, Mamanya mendidiknya dengan pola tradisional),” ungkap penggemar olahraga ekstrim Paragliding ini dalam dialek Manado.

Berikut catatan prestasi Hillary Karenina Kandou yang berhasil dirangkum Portalsulut :

1. Best in civic, RME, IT, reading and most inquisitive.

2. Honor medal as the first rank in her grade (ranking 1 dari seluruh kelas 1 di sekolah),

3. Gold Winner untuk pertandingan matematika tingkat nasional.Bronze medal World Mathematics Invitational (WMI) 2018, Seoul Korea Selatan.

4. Silver medal South East Asia Mathematical Olympiad (SEAMO) X tahun 2019, Singapura.

5. Silver medal World Mathematics Invitational (WMI) 2019, Fukuoka, Jepang.

Dikutip dari websitenya www.wminv.org, World Mathematics Invitational (WMI) adalah kompetisi internasional pertama yang didirikan di Taiwan tahun 2013 oleh Mr. Kun-Lung Tsai, presiden Kelompok Pendidikan dan Kebudayaan Olimpiade, dan Mr. Quan Lam, profesor di University of California, Berkeley.

WMI mengumpulkan lembaga dan organisasi di seluruh dunia yang membuat upaya dalam mempromosikan dan mempopulerkan matematika, yakni dari Amerika Serikat, China, Taiwan, Korea, Thailand, Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Nigeria, Hong Kong, Makao, dan Iran yang memberikan dorongan untuk pendidikan matematika dan popularisasi.

Tahun 2018 lalu, Inggris, Bulgaria, India , Kazakhstan, Kamboja, dan Myanmar pun mulai berpartisipasi WMI.

WMI adalah kompetisi yang komprehensif. Siswa dari TK hingga SMA dapat berpartisipasi dalam kompetisi ini.

Kompetisi (final) diadakan di berbagai negara setiap tahun.

Salah satu tradisi WMI adalah mengundang siswa dari seluruh dunia untuk melakukan proyek penelitian mengenai matematika.

Konten yang dipilih akan disiarkan selama kompetisi.

Dari 2013 hingga 2019, kompetisi (final) diadakan di Seoul, Korea; Taipei, Taiwan; Guilin, Cina; Kuala Lumpur, Malaysia; Kota Ho Chi Minh, Vietnam, dan Seoul, Korea dan tahun 2019 di Fukuoka, Japan.

WMI tidak hanya memberikan siswa yang berbakat matematika kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi internasional, tetapi juga memungkinkan dunia untuk menyaksikan kemampuan kompetitif mereka.

Melalui interaksi dengan siswa yang mencintai matematika lainnya yang mewakili negara mereka, siswa dapat memperluas pandangan dunia mereka, mengalami budaya yang berbeda, dan dengan demikian cakrawala mereka serta masa depan mereka akan diperluas.

Sejak 2017, WMI Mini Math Creative Competition didirikan untuk mendorong lebih banyak siswa untuk menyampaikan matematika melalui kreativitas.

WMI adalah kompetisi terbuka dan adil. Semua makalah ujian dinilai oleh pelatih dari berbagai negara dan wilayah.

Komite Masalah WMI berusaha keras dalam merancang masalah yang inovatif dan luar biasa.

Amazing Hillary!

(Portalsulut.com)

Penulis : Simon Siagian

Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan