Pasca Diresmikan Wali Kota GSVL, Pasar Restorasi Malalayang Masuk Polda Sulut

Pasca Diresmikan Wali Kota GSVL, Pasar Restorasi Malalayang Masuk Polda Sulut
Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut saat meresmikan Pasar Restorasi di Kayu Bulan, Malalayang Manado, Rabu (14/08/2019) lalu|Foto : Ist

Pasca diresmikan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut Agustus lalu, Polda Sulut mengendus aroma dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan pasar Restorasi di Kayu Bulan Malalayang.

Manado, PORTAL SULUT – Belum lama diresmikan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut, kini proyek Pembangunan pasar Restorasi di Kayu Bulan, Malalayang Manado masuk ke meja penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulut.

Dikonfirmasi melalui pesan whatsAppnya 08113456***, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulut, Kombes Pol Yandri Irsan, SH, SIK, MSi, Kamis (03/10/2019) siang membenarkan tengah melidik proyek pembangunan pasar Restorasi di Kayu Bulan, Malalayang Manado.

“Ya, masih lidik,” tulis Yandri.

Kombes Pol Yandri Irsan pun mengakui telah memanggil pihak-pihak yang terkait pembangunan pasar tradisional berbandrol Rp 17 miliar lebih ini.

“Ya banyak,” tulisnya tanpa mau merinci pihak-pihak yang dipanggil.

Kombes Yandri juga mengungkapkan penyelidikan dilakukan terhadap semua tahapan pembangunan.

“Semua Bos,” tulisnya kembali tanpa mau merinci hitungan sementara jumlah kerugian negara dengan alasan masih bersifat rahasia.

Berikut perjalanan pembangunan pasar Malalayang di Kayu Bulan yang saat diresmikan Wali Kota Manado diberi nama Pasar Restorasi :

  • Pembangunan pasar ini dimulai sekitar tahun 2016 lalu dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Manado senilai Rp 4.867.156.000 yang dikerjakan oleh PT. MSS.
  • Juli 2017, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melanjutkan pengembangan pasar Malalayang dengan anggaran sekisar Rp 9.802.300.000 yang dikerjakan oleh PT. RMA.
  • Juni 2018 melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pemkot Manado kembali melakukan Pengadaan Bangunan Pasar Malalayang dengan menggunakan anggaran DAK Penugasan sebesar Rp 1.128.574.000 yang dikerjakan CV. SP.
  • September 2018 melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pemkot Manado kembali melakukan pembangunan pasar Malalayang tahap 2 dengan anggaran Rp 1.970.800.000 yang dikerjakan CV. Al.
  • Selanjutnya, Rabu (14/08/2019) Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut meresmikan Pasar Malalayang yang diberi nama Pasar Restorasi.

(Portalsulut.com)

Penulis : Red/Sim

Tags: , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan